Mitos-Mitos yang salah seputar Pocong

mitospoc

Sebagai bagian dari bangsa pocong gue merasa punya kewajiban buat memperbaiki
imej pocong di mata dunia. Selama ini banyak mitos seputar pocong yang  gak bener.

Sebagai setan kami merasa menjadi korban fitnah manusia-manusia yang keji.
Padahal udah jelas, fitnah itu lebih kejam dari tidak fitnah.

Jadi berikut ini beberapa mitos tentang Pocong yang sebenarnya salah :

1. Pocong Itu gak punya tangan

Siapa bilang pocong itu gak punya tangan? Semua pocong punya tangan. Hanya saja karena kami dibungkus
dengan kafan jadi tangan kami gak bebas bergerak. Jadi buat aktifitas di dalam kafan seperti
benerin “adek” yang salah posisi tetap bisa lah..

1

2. Pocong Setan yang Cupu, Cuma bisa lompat-lompat

Bagi kami bangsa pocong, ini adalah penghinaan yang menyakitkan.
Asal loe tahu aja ya, pocong itu sebenarnya bisa terbang dan gak perlu capek lompat-lompat.
Tapi berhubung kami ikut serta dalam  gerakan bebas energi jadi kami memilih lompat.
Selain menghemat aftur sebagai bahan bakar terbang, lompat-lompat juga bikin otot betis lebih kuat.

2

3. Pocong Itu Jodohnya sama Kunti

Nah ini juga yang paling gak gue demen. Gini sob. Lo pernah belajar biologi? Gue gak pernah.
Tapi gue tahu kalau anjing gak bisa menghasilkan keturunan kalau dikawinin sama kobra.
3

Nah begitu juga pocong dan kuntilanak. Kami adalah makhluk satu kingdom beda spesies.
Please jangan jodohin sembarangan kecuali lo juga mau kalau gue jodohin sama knalpot racing.

 

Sebenarnya masih banyak mitos lain yang salah. Namun berhubung ngetik di keyboard komputer
menggunakan gigi ternyata lebih ribet daripada ngetweet via iCong postingan ini gue sudahi dulu sampai di sini.

Semoga ke depan mitos-mitos tersebut  gak dipercayai lagi karena sesat.

(YM)